20 Januari 2026 Berawan Luas: Hujan Tersebar dan Hujan Lebat – Hari Gerah Menjelang!
Zona tekanan rendah yang dalam di utara Sumatra membentuk aliran monsun yang aktif, mengalirkan kelembapan dari Samudra Hindia ke wilayah kepulauan sehingga memicu kondisi berawan luas dan hujan lebat. Suasana tetap lembap tanpa ekstrem suhu yang berarti, namun kelembapan yang terus-menerus memicu hujan turun sering sepanjang hari.
Kondisi Pagi
Hari dimulai dengan langit berawan dan hujan tersebar di wilayah barat dan tengah, seiring sistem tekanan rendah memicu hujan sejak pagi. Kondisi ini langsung menghadirkan suasana gerah dengan peluang cerah yang minim—anomali suhu menunjukkan sedikit lebih hangat dari rata-rata di beberapa lokasi, namun secara umum tetap stabil di bawah pengaruh massa udara lembap.


Perkembangan Siang Hari
Seiring matahari meninggi, hujan turun sering cenderung menguat, terutama di wilayah barat dan tengah dengan intensitas hujan yang dapat mencapai hingga 3 mm per jam. Langit didominasi awan, dengan hujan tersebar yang meluas—suhu maksimum di Jakarta berkisar 28–30°C dalam kondisi lembap, sementara sistem tekanan rendah mempertahankan pola cuaca ini.


Perkiraan Malam Hari
Hujan masih berlanjut hingga malam hari namun berangsur melemah seiring sistem mulai stabil. Tutupan awan tetap bertahan, dengan suhu yang lebih sejuk pada malam hingga dini hari—kondisi beralih menjadi lebih tenang, tetapi kelembapan tetap tinggi sehingga suasana masih terasa gerah.
Tips Keselamatan
Dengan kelembapan tinggi dan hujan tersebar, pastikan tetap terhidrasi dan siapkan perlengkapan hujan seperti payung atau jas hujan untuk mengantisipasi hujan mendadak. Waspadai jalan licin dan potensi genangan atau banjir kecil di area yang mengalami hujan lebat; berkendaralah dengan hati-hati. Tidak ada risiko besar dari angin, namun tetap pantau kemungkinan perkembangan badai petir.
Penutup
Tanggal 20 Januari 2026 ditandai dengan kondisi berawan luas dan hujan tersebar di bawah pengaruh tekanan rendah, dengan hujan lebat di wilayah barat dan tengah. Aliran monsun mengindikasikan pola lembap serupa masih dapat berlanjut, dengan potensi hujan yang terus terjadi dalam jangka pendek.