Indonesia Dihimpit Panas Lembap pada 5 Januari 2026 – Hujan dan Guntur Sore Hari
Kelembapan di Indonesia meningkat tajam, dengan hujan terputus-putus yang berkembang menjadi badai petir pada sore hari di bawah pengaruh tekanan rendah di bagian timur. Pembentukan awan menguat di wilayah Sulawesi, Maluku, dan sebagian Papua—aktivitas hujan di sana diperkirakan cukup tinggi.
Kondisi Pagi
Hari dimulai hangat, suhu dari sekitar 27°C pada malam hari naik perlahan. Tekanan rendah menarik banyak uap air, menyiapkan kondisi untuk puncak hujan di kemudian hari.

Sorotan Jakarta
Jakarta diperkirakan mencapai puncak suhu 32°C pada sore hari, dengan hujan ringan antara pukul 13.00–19.00 WIB. Angin berbelok dari timur laut menjadi barat–barat laut, menguat hingga sekitar 14 km/jam dengan hembusan. Tekanan udara stabil di kisaran 1010 hPa—cukup stabil, tetapi tetap mendukung potensi badai lokal.


Panas dan Anomali
Panas meluas di banyak wilayah, dengan Sumatra dan Kalimantan mendorong suhu hingga sekitar 34°C—di atas rata-rata anomali suhu permukaan. Udara yang lebih dingin di lapisan atas atmosfer di utara mengindikasikan potensi ketidakstabilan. Depresi tropis yang terbentuk di Samudra Pasifik barat berpotensi memengaruhi wilayah timur Indonesia pada akhir pekan.


Saran Singkat
Kenakan pakaian yang ringan untuk menghadapi udara gerah, tetapi tetap siapkan perlengkapan hujan—badai sore bisa muncul cepat. Lakukan aktivitas luar ruang di pagi hari untuk menghindari hujan, dan pastikan cukup minum di mana pun berada.
Inti Kondisi
Tanggal 5 Januari 2026 membawa Indonesia pada hari yang lembap dan gerah: badai di timur, panas meluas, dan pemantauan depresi tropis. Tetap waspada, kering, dan ikuti pembaruan cuaca.