Indonesia Menguap di Bawah Awan Lembap pada 2 Januari 2026 – Hujan Pagi Mengguyur Lebat di Berbagai Pulau
Indonesia terkunci dalam pola cuaca panas dan basah, dipicu oleh bentangan tekanan rendah yang luas dari Laut Cina Selatan hingga ke wilayah timur kepulauan. Angin baratan–barat daya yang sarat uap air menjaga awan tetap tebal dan hujan terus bergulir, terutama pada pagi hari.
Hujan Deras Pagi Hari
Hari dimulai dengan langit mendung, disertai hujan sedang hingga lebat yang menghantam Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Puncak hujan terjadi sekitar pukul 09.00–12.00 UTC (16.00–19.00 WIB), dengan akumulasi lebih dari 30 mm di beberapa titik di Sumatra dan Kalimantan.

Panas Siang Meningkat
Hujan masih bertahan namun cenderung berkurang intensitasnya, sementara suhu perlahan naik di tengah kelembapan tinggi. Keadaan hangat terasa di seluruh nusantara, tanpa lonjakan ekstrem—tetap gerah dan lengket di bawah langit berawan.



Tetap Siaga
Siapkan jas hujan atau payung—guyuran lebat di pagi hari bisa membuat basah kuyup dalam waktu singkat. Usahakan beraktivitas di dalam ruangan pada pagi hingga sore awal jika berada di zona terdampak; perbanyak minum untuk mengimbangi kelembapan tinggi. Angin cenderung tenang, namun waspadai hembusan tiba-tiba di sekitar area hujan.
Penutup
Tanggal 2 Januari 2026 akan menjaga Indonesia tetap lembap dan basah: hujan lebat di pagi hari yang berangsur mereda, dengan kondisi hangat sepanjang hari. Pantau pembaruan cuaca jika berencana bepergian—situasi bisa berubah lebih kacau, terutama di wilayah timur.